This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label debian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label debian. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 April 2015

Cara install Samba Pada Konfigurasi Debian Server

1 . Langkah Pertama install samba terlebih dahulu dengan perintah
     #apt-get install samba
 2. Lalu anda konfigurasi data atau folder yang akan di sharing dengan
     perintah  #nano /etc/samba/smb.conf
     Pada bagian terbawah silahkan anda tambahkan beberapa baris berikut :

     [dicko.net]
     path = /home/aku
     browseable = yes
     writeable = yes
     guest ok = no
     public = no
     read only = no
     security = user

     Kemudian simpan dengan menekan ctrl+x tekan y tekan enter

 3. masukan user untuk penguna samba dengan perintah
     #smbpasswd -a aku
     pada perintah ini ada password yang harus di isi untuk  login pada user

 4. Kemudian restart service samba dengan perintah
     #service samba restart


Sabtu, 18 April 2015

Setting securing web server ( HTTPS ) pada konfigurasi debian server

1. Pertama anda silahkan men-generate dengan perintah :
    #openssl req -new -x509 -days 365 -nodes -out /etc/apache2/apache.pem
       -keyout /etc/apache2/apache.pem

2. Masukkan jawaban seperti berikut :
    Country Name (2 letter code) [AU]:ID
    State or Province Name (full name) [Some-State]:East Java
    Locality Name (eg, city) []:Klaten
    Organization Name (eg, company) [Internet Widgits Pty Ltd]:BLC
    Organizational Unit Name (eg, section) []:
    Common Name (e.g. server FQDN or YOUR name) []:dicko.net
    Email Address []:admin@dicko.net

3. Setelah itu meng-enable mode ssl dengan perintah :#a2emod ssl

 4. Kemudia merestart service apache2 dengan perintah
     #Service apache2 restart

 5. Edit file dengan perintah #nano /etc/apache2/ports.conf , untuk
     mengecek apakah 3 baris terbawah sudah benar seperti di bawah
     jika tidak ada yang di ubah langsung keluar dengan perintah crtl+x, y
     tekan enter.

 6. Lalu edit file default apache2 dengan perintah :
     #nano /etc/apache2/sites-available/default
     tambahkan beberapa baris konfigurasi pada bagian paling bawah yaitu :
     <VirtualHost *:443>
     ServerName dicko.net
     ServerAlias www.dicko.net

     SSLEngine on
     SSLCertificateFile /etc/apache2/apache2.pem
     </VirtualHost>
   
     setelah selesai keluar dengan ctrl+x , y , tekan enter

 7. lalu restart kembali service apache anda dengan perintah
      #service apache2 restart

 8. lalu coba buka browser client dengan ip ataupun domain yaitu dengan
     alamat https://192.168.31.248 , https://dicko.net , seperti gambar di bawah




Kamis, 16 April 2015

Setting virtualhost ( sub domain) pada konfigurasi debian server ( off line )


1. langkah pertama masukan perintah #mkdir portal

2. lalu pindah directori dulu #dc /var/www
3. setelah itu membuat file index.html dengan perintah
    #nano /var/www/portal/index.html , dan masukan file seperti berikut
    untuk menyimpan , ctrl+o enter , lalu ctrl+x tekkan y , enter

4. setelah itu pindah directori untuk memulai konfigurasi dengan perintah
     #cd /etc/apache2/sites-available/

5. salin file default ke nama sub domain seperti portal dengan perintah
    #cp default portal

6. setelah itu salin dan edit dengan perintah #nano portal
    tambah kan baris berikut

    ServerAdmin webmaster@localhost
    ServerName smk.net
    ServerAlias portal.smk.net
    DocumentRoot /var/www/portal
    <Directory />

    lalu simpan ,ctrl+x , y tekkan enter 

7. kemudian masukkan perintah #a2ensite portal

8. Kemudian sesusai dengan perintah yang diminta silahkan masukan perintah
    #service apache2 force-reload

9. setelah itu cek dengan browser " portal.dicko.edu " jika it works berarti
    berhasil.

10. selesai , thanks

Rabu, 15 April 2015

setting proftpd ( ftp ) di konfigurasi debian server (offl line)


1. pertama kita install proftpd menggunakan perintah
    #apt-get install proftpd

2. jika muncul pilihan seperti ini silahkan memilih yang "standalone"

3.  lakukan konfigurassi pada proftpd menggunakan perintah
     #nano /etc/proftpd/proftpd.conf
     digagian paling bawah tambah kan :
    
      <Anonymous /home/aku/>
      User aku
      </Anonymous>

 4. lalu buat user dengan perintah #adduser aku
     masukkan password yang di ingin kan untuk login .

 5. untuk full name , room number ,workphone , home phone dan other
     di kosongkan saja.

 6. membuka browser "ftp://192.168.23.2 , dan lalu memasukan user dan
     password untuk login

 7. jika sudah berhasil maka akan muncul tampilan seperti ini

 8. lalu konfiguasi lagi dengan perintah #nano /etc/proftpd/proftpd.conf
     setelah itu tambahkan  seperti berikut
   
     <Anonymous /home/aku>
      User aku
      UserAlias  anonymous  aku
      </Anonymous>

 9. terakhir service proftpd dengan perintah #service proftpd restart


Selasa, 14 April 2015

Setting dns di konfigurasi debian server

1. langkah pertama install bind9 # apt-get install bind9

2. pindah ke directori dengan perintah # cd /etc/bind/

3. edit file dengan perintah # nano named.conf.local
    tambahkan baris di bagian paling bawah setelah //include "/etc/bind  
    /zones.rfc1918";

    zone "smk.net" {
    type master ;
    file "/etc/bind/db.smk";
    };

    zone "137.168.192.in-addr.arpa" {
    type master ;
    file "/etc/bind/db.192" ;
    };
    
    setelah di tambah kan kita simpan dan keluarkan dengan ctrl + x , y lalu
    tekan enter
4. Menyalin beberapa file untuk mempermudah dengan perintah :
    # cp db.local db.dikoputrapatiwara
    # cp db.127 db.192

5. Setelah itu anda edit db.smk dengan perintah :
    # nano db.smk
    Lalu edit menjadi seperti berikut ini :
    setelah di edit simpan dan keluar dengan perintah ctrl + x , y tekan enter

6. Edit file db.192 dengan perintah :# nano db.192
    Lalu edit menjadi seperti berikut ini :
    setelelah di edit simpan dan keluar dengan perintah ctrl + x, y tekan enter

7. Kemudian anda restart service bind9 anda dengan perintah
    # service bind9 restart

8. jika berhasil cek file , dengan perintah # cat /etc/resolv.conf
 
9. Jika ip server anda belum yang paling atas maka anda harus mengedit file
    dengan perintah # nano /etc/resolv.conf
    lalu kita tambahkan search domain anda

10. lalu cek lagi denggan perintah # cat /etc/resolv.conf

11. kemudian anda restart network anda dengan perintah :
      # service networking restart

12. lalu coba periksa dns , apakah dns anda sudah jalan atuu belum
      dengan perintah :
      # nslookup dikoputrapatiwara.com
      # nslookup www.dikoputrapatiwara.com

13. lalu konfigurasi ip dns , pada network connection

14. Setelah anda mengantinya ip servernya,silahkan anda buka browser dan
      buka alamat domain nya yaitu dikoputrapatiwara.com seperti gambar
      dibawah
    


15 . selesai

Senin, 13 April 2015

Menambahkan Repositori kartolo pada konfigurasi debian server

1. Silahkan  edit source list ,Masukkan perinta #nano /etc/apt/sources.list untuk meng-edit
2. Tambahkan repositori kartolo di bagian bawah repo yang sudah ada

deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian/ wheezy main contrib non-free
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian/ wheezy-updates main contrib non-free
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian-security/ wheezy/updates main contrib non-free

3. Setelah itu simpan " ctrl + x " y enter
4. lalu update repositiri dengan perintah #apt-get update , enter


5. sesudah di update , lalu dilanjutkan dengan perintah #apt-get dist-upgrade

6. jika update dan upgrade berhasil maka repositorinya sudah bisa digunakan .
7. SELESAI.

Jumat, 10 April 2015

Belajar bersama Debian dengan dvd (off line)